7 Tips Membeli Domain yang Diambil Orang Lain

77 Tips Membeli Domain yang Diambil Orang Lain

Apakah nama domain yang kamu inginkan sudah diambil orang lain?

Setelah menghabiskan banyak waktu memikirkan nama domain yang sempurna untuk blog kamu. Kamu mungkin menemukan bahwa itu sudah diambil oleh orang lain. Tetapi kabar baiknya adalah bahwa kamu masih memiliki beberapa opsi untuk mendapatkan domain itu.

Dalam artikel ini, saya akan memberi tahu kamu cara membeli nama domain yang diambil dalam 7 langkah mudah.

Tetapi sebelum kita mulai, mari kita mengenal berbagai jenis ekstensi nama domain yang ada, sehingga kamu tahu mana yang ideal untuk bisnis kamu.

Berbagai Jenis Ekstensi Nama Domain

Ada berbagai jenis ekstensi nama domain, seperti .com, .org, .net, .tv, .info, .io, dan sebagainya. Pilihan paling populer adalah ekstensi .com.

Tetapi berdasarkan ekstensi domain kamu, nama domain mungkin termasuk dalam 3 kategori berbeda.

  • Top Level Domain (TLD): Sama seperti namanya, nama domain tingkat atas dianggap di atas dalam hal struktur domain (tata letak domain yang mencakup http dan nama domain). Semua nama domain yang berakhir dengan ekstensi .com, .org, .net termasuk dalam kategori ini.
  • Domain Tingkat Atas Kode Negara (ccTLD): Domain ini adalah nama domain khusus negara yang memiliki kode negara sebagai ekstensi. Misalnya, ekstensi untuk India adalah .in, dan untuk Indonesia .id.
  • Sponsor Top Level Domain (sTLDs): sTLD adalah ekstensi domain khusus yang memiliki sponsor di belakangnya yang mewakili komunitas tertentu yang akan dilayani oleh domain tersebut. Misalnya, domain dengan .gov akan melayani organisasi pemerintah, domain dengan .edu akan melayani lembaga pendidikan dan sebagainya.

Sekarang, setelah saya menerangkan beberapa jenis domain paling populer, mari kita belajar cara membeli nama domain yang sudah diambil.

Langkah 1: Penelitian dan Temukan Nilai Nama Domain

Langkah pertama untuk membeli nama domain adalah mencari tahu berapa nilai domain tertentu itu. Itu karena beberapa domain bisa sangat mahal. Yang terbaik untuk mengetahui apakah kamu mampu membuat penawaran sebelum menghabiskan berjam-jam mencoba mencari cara untuk membelinya.

Jika kamu melakukan banyak penelitian hanya untuk menyadari bahwa itu terlalu mahal, kamu akan jauh lebih kecewa karena membuang-buang waktu dan usaha.

Menemukan nilai domain itu mudah. Untuk itu, kamu dapat pergi ke situs penilaian domain apa pun dan memasukkan domain yang kamu minati. Inilah cara kamu dapat menggunakan alat penilaian domain untuk GoDaddy.

Cukup kunjungi situs web GoDaddy dan masukkan alamat domain dengan ekstensi di bidang yang ditawarkan. Sekarang klik tombol GoValue.

GoValue

Ini akan dengan cepat memberi kamu perkiraan kasar tentang apa nilai domain itu. Di sisi kanan, itu juga akan membandingkan nama domain yang sama dengan ekstensi lain dan menampilkan nilai harga masing-masing.

Ini membantu karena kamu mungkin menemukan bahwa ekstensi domain lain lebih terjangkau daripada yang kamu pikirkan sebelumnya.

Dengan mengetahui harga domain sebelum kamu memasuki negosiasi untuk membelinya, kamu dapat membuat gameplan yang lebih kuat dengan penjual. Tetapi pertanyaannya tetap, "Bagaimana kamu menemukan penjual di tempat pertama?"

Langkah 2: Cari Tahu Siapa Pemiliknya

Langkah selanjutnya adalah mencari tahu siapa yang memiliki nama domain. Kamu perlu tahu apakah nama domain secara konsisten mengubah kepemilikan atau apakah itu relatif stabil. Perubahan kepemilikan yang sering berarti ketidakstabilan, yang bisa baik atau tidak, tergantung pada kebutuhan kamu.

Jika domain yang kamu inginkan memiliki banyak pemilik yang berbeda, kamu akan cenderung mendapatkannya. Itu karena belum ada merek mapan yang terlampir pada namanya.

Tetapi jika pemilik terbaru membayar harga yang lebih tinggi, mereka mungkin kurang mau menjual domain kamu dengan biaya yang terjangkau.

Untuk mengetahui pemilik nama domain yang kamu inginkan, buka situs Whois Lookup. Di sini kamu dapat memasukkan nama domain di bidang pencarian.

situs Whois Lookup

Sekarang kamu akan memiliki semua informasi yang terkait dengan profil domain di layar kamu.

Siapa yang merekam?

Dengan menggulir lebih jauh ke bawah layar, kamu akan melihat Whois Record. Di sini kamu akan memiliki perincian tentang domain seperti email pendaftar, email admin, dll, yang dengannya kamu dapat menghubungi pemiliknya.

https://lookup.icann.org/

Kamu juga dapat menggunakan platform seperti Lookup ICANN untuk menemukan informasi pemilik domain kamu. Namun, jika pemilik telah melindungi informasi kontak, mungkin sulit bagi kamu untuk mengetahui detail kontak tertentu.

Langkah 3: Periksa Merek Dagang

Mencari merek dagang adalah langkah penting yang tidak bisa kamu lewatkan. Ada saat-saat ketika pengguna mengalami masalah hukum karena mereka akhirnya membeli domain dengan istilah bermerek dagang. Kmau tidak ingin menemukan diri kamu dalam situasi ini.

Alat-alat seperti Tradmarkia dapat membantu kamu mendeteksi jika nama domain kamu adalah merek dagang. Plus, Tradmarkia gratis untuk digunakan.

https://www.trademarkia.com/

Jika nama domain kamu tidak memiliki merek dagang, Tradmarkia juga akan menyarankan tempat-tempat di mana kamu dapat mengajukan permohonan untuk merek dagang kamu sendiri. Dengan begitu, ketika kamu akhirnya mendapatkan domain, itu akan lebih aman.

Langkah 4: Cari Domain Kamu di Situs Lelang Domain

Selalu ada peluang bagus bahwa domain yang kamu cari dimiliki oleh seseorang dan terdaftar untuk dijual. Mungkin ada beberapa alasan mengapa pemilik ingin menjual domain.

  • Mereka mungkin tidak berhasil sebagai pengusaha online
  • Mereka kehilangan minat pada proyek mereka
  • Mereka mungkin pedagang domain yang membeli dan menjual domain untuk menghasilkan uang
  • Seseorang mungkin telah membeli domain untuk mereka sebagai hadiah

Dan lagi. Alasannya bisa beragam, tetapi intinya adalah bahwa nama domain kamu saat ini bisa diperebutkan di situs lelang ini.

Jadi sebelum kamu menghubungi pemiliknya, pastikan bahwa nama domain tidak terdaftar di situs-situs seperti Flippa, NameCheap, Lelang GoDaddy, atau yang lain seperti mereka.

Langkah 5: Jangkau Pemilik dan Negosiasikan

Sekarang setelah kamu melakukan riset, kamu siap untuk menghubungi pemilik domain dan bernegosiasi untuk harga yang wajar. Ketika kamu melakukannya, kamu harus bersabar sehingga kamu tidak berakhir dengan kesepakatan impulsif yang membuat kamu berada pada posisi yang kurang menguntungkan.

Pastikan diskusi akhir kamu meliputi:

  • Apa yang akan kamu bayar dan dalam mata uang apa (untuk penjual internasional)
  • Bagaimana domain akan ditransfer
  • Apa hukum regional yang berlaku untuk penjualan

Berikut adalah beberapa tips yang akan membantu kamu bernegosiasi seperti seorang profesional.

  • Biarkan pemilik domain mengutip harga terlebih dahulu. Mungkin kurang dari harga yang ada dalam pikiran kamu.
  • Jangan menawar terlalu rendah. Ini mungkin mengganggu penjual dan membuat mereka berpikir kamu tidak profesional. Mereka mungkin memberhentikan kamu sama sekali, sehingga memberikan penawaran dengan harga yang wajar.
  • Jangan terlalu terikat pada domain. Ini akan membuat kamu tampak rentan, dan penjual mungkin dengan keras kepala menempel pada harga yang dikutip jika mereka melihat betapa putus asanya kamu.

Langkah 6: Bayar untuk Domain dan Transfer Kepemilikan

Jika kamu berhasil membuat kesepakatan yang adil, kamu dapat beralih ke langkah berikutnya, yaitu melakukan pembayaran. Selalu hindari transfer elektronik langsung dengan layanan seperti PayPal atau TransferWise. Ini tidak hanya akan membuat kamu terlihat tidak profesional tetapi juga akan membahayakan transaksi kamu.

Itu karena mengharuskan penjual atau pembeli untuk terlebih dahulu mengakhiri tawar-menawar dan percaya bahwa pihak lain akan menyelesaikan transaksi.

Jadi, pastikan kamu mengandalkan situs yang dapat dipercaya seperti Lelang GoDaddy atau Escrow untuk menyelesaikan transaksi kamu.



Platform pihak ketiga ini akan memastikan transaksi yang aman dan akan menahan uang kamu sampai nama domain diterima dan dikonfirmasi.

Langkah 7: Apa yang Harus Dilakukan jika Negosiasi Gagal

Tidak ada alasan untuk kehilangan harapan jika negosiasi kamu gagal! Hanya mengambil napas dalam-dalam dan mencari alternatif lain di situs penjualan domain.

Saya yakin kamu akan menemukan nama yang sangat cocok dengan bisnis kamu. Dan begitu kamu melakukannya, inilah cara kamu dapat mendaftarkan nama domain.

Tidak yakin harus mulai dari mana atau hanya perlu inspirasi? Lihat postingan saya tentang cara memilih nama domain yang bagus.

Semoga kamu menikmati artikel ini, dan kami harap ini membantu kamu menemukan nama domain yang sempurna untuk situs web kamu. Dan jika kamu mengenal seseorang yang berjuang untuk mendapatkan nama domain mereka, silakan meneruskan sumber ini.

Punya tips atau saran lain untuk membeli nama domain yang sudah diambil? Beri tahu saya di bagian komentar di bawah!

0 Response to "7 Tips Membeli Domain yang Diambil Orang Lain"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel