4 Tips Menemukan Niche Blog yang Menguntungkan

4 Tips Menemukan Niche Blog yang Menguntungkan

Temukan gairah kamu, Tulis tentang apa yang kamu ketahui, begitulah kira-kira saran bagus yang diberikan oleh para ahli ketika kamu sedang mencari niche untuk memulai sebuah blog. Tapi itu tidak cukup. Kunci untuk membangun blog yang sukses adalah menemukan niche blog yang "menguntungkan".

Menemukan niche yang tepat adalah bagian terpenting dari membangun blog yang sering diabaikan.

Jika kamu memilih niche dengan terlalu banyak kompetisi, blog kamu akan dikalahkan oleh situs web otoritas tinggi. Jika kamu memilih niche yang lebih kecil tanpa permisa, blog kamu hampir tidak akan berdampak. Kamu perlu menemukan niche yang ada di tengah dan biche yang juga dapat dimonetisasi dengan mudah.

Dalam pos ini, saya akan memberikan beberapa kiat praktis tentang cara menemukan niche yang menguntungkan yang dapat menghasilkan lalu lintas ke blog kamu dan akhirnya berubah menjadi aliran pendapatan yang sukses.

1. Pilih Topik yang Kamu Sukai Untuk Dibicarakan

Memulai blog adalah proses yang sangat menyenangkan. Membeli domain, mengatur website, menyesuaikan desain dan menulis artikel pertama kamu tentu saja merupakan pengalaman yang menyenangkan. Tapi, kebanyakan orang menyerah setelah beberapa bulan karena mereka sering kehilangan minat di dalamnya.

Jadi, penting bagi kamu untuk memilih topik untuk blog kamu yang juga ingin kamu pelajari dan bicarakan.

Itu bisa tentang hobi, pekerjaan kamu, atau bahkan tentang produk yang baru yang baru saja kamu beli. Tentu, kamu tidak harus menjadi ahli dalam topik ini. Itu hanya harus menjadi topik yang membuat kamu bersemangat ketika membicarakannya.

Bagaimana kamu memastikan kamu memilih topik yang menarik untuk blog?

Inilah tes cepat untuk mengetahuinya. Ambil pena dan kertas. Tuliskan 10 ide posting blog di luar kepala kamu yang dapat kamu tulis. Latihan ini akan membantu memastikan kamu bersemangat tentang topik yang kamu pilih.

2. Lakukan Riset Pasar

Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa ada pasar yang menguntungkan dan cukup besar untuk topik kamu. Ini dapat dilakukan dengan riset pasar kecil. Inilah cara kamu memulai.

Misalnya, katakanlah panjat tebing adalah salah satu hobi favorit kamu, dan kamu ingin memulai blog tentang itu. Sekarang, kamu ingin melihat apakah topik ini memiliki audiens yang cukup besar dan melihat seberapa banyak kompetisi yang dimilikinya.

Mulai pencarian dengan Google Trends. Ketik "panjat tebing" untuk melihat apakah topik ini memiliki minat dan berapa banyak orang yang mencarinya.

Langkah ini penting karena akan menunjukkan grafik kepada kamu apakah minat terhadap topik kamu stabil, naik atau turun seiring waktu. Hindari topik yang cenderung menurun untuk membangun blog yang bertahan lama.

Panjat tebing terlihat seperti topik hebat untuk blog. Selama 12 bulan terakhir, minat terhadap topik ini stabil, dan terus meningkat. Ini berarti kamu akan memiliki audiens yang cukup besar untuk mengarahkan lalu lintas ke blog kamu selama bertahun-tahun ke depan.

3. Pilih Niche yang Lebih Kecil

Mari kita lihat kompetisi apa yang kamu miliki untuk topik kamu. Cari topik kamu di Google dan lihat berapa banyak hasil pencarian yang muncul untuk topik ini.

Jelas, topik "panjat tebing" tampaknya terlalu luas untuk ditargetkan, dan ada terlalu banyak situs web yang bersaing untuk itu. Untuk menghindari persaingan dengan situs web otoritas besar, kamu harus memilih niche yang lebih kecil.

Jika kamu menggulir sepenuhnya ke bawah pada halaman hasil pencarian Google, kamu akan melihat beberapa istilah pencarian terkait lainnya. Pilih istilah pencarian dan uji untuk melihat berapa banyak orang yang mencari istilah khusus ini setiap bulan.

Buka AdWords Keyword Planner untuk menganalisis istilah pencarian.

Hasil penelusuran AdWords ' panjat tebing'

Istilah "alat - alat panjat tebing" tampaknya menjadi niche yang bagus untuk sebuah blog. Ia menerima sekitar 1K hingga 10K pencarian rata-rata per bulan dan memiliki kompetisi yang rendah.

Dan, jika kamu mengeksplorasi lebih banyak ide kata kunci, kamu akan melihat bahwa ada banyak kata kunci dengan kompetisi rendah lainnya yang dapat kamu targetkan pada topik ini. Yang berarti kamu akan memiliki banyak kata kunci yang bagus untuk ditargetkan melalui posting blog kamu.

4. Pastikan Itu Menguntungkan

Jika kamu berencana mendapatkan uang dari blog, maka kamu harus memastikan bahwa niche kamu cukup menguntungkan untuk menghasilkan uang dari blog kamu dan membantu kamu mendapatkan penghasilan yang baik.

Cara mudah untuk menguji ini adalah untuk melihat apakah ada merek atau bisnis yang mengiklankan kata kunci kamu. Jika orang-orang membelanjakan uang di AdWords untuk mengiklankan produk yang menargetkan kata kunci spesifik yang terkait dengan niche kamu, maka kamu telah memilih topik yang tepat.

Ini berarti kamu dapat dengan mudah memonetisasi blog kamu dengan iklan AdSense. Namun, pendekatan yang lebih baik dan lebih menguntungkan adalah menjual produk afiliasi di blog kamu.

Kamu dapat dengan mudah bergabung dengan program afiliasi Amazon untuk mempromosikan produk-produknya. Setiap kali kamu mengirim pelanggan yang membeli ke Amazon, kamu akan mendapatkan komisi sekitar 10 persen untuk setiap produk yang mereka beli.

Kamu dapat menulis ulasan tentang peralatan panjat tebing dan membuat daftar sepatu panjat tebing terbaik sambil menghubungkan ke produk afiliasi Amazon ini untuk mengubah kerja keras kamu menjadi keuntungan.

Kesimpulan

Setelah kamu menemukan niche yang tepat untuk blog kamu, mulailah menulis konten yang luar biasa yang membantu kamu menonjol dari kerumunan. Konsisten dan tetap ngeblog sesuai jadwal. Butuh beberapa saat sebelum kamu mulai melihat ratusan pengunjung datang ke situs kamu dan membeli produk afiliasi kamu. Jadi, bersabarlah. Akhirnya, kamu akan melihat hasil kerja keras yang kamu lakukan.

0 Response to "4 Tips Menemukan Niche Blog yang Menguntungkan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel